PARAPUANG.com – Curhatan Ayu Aulia soal kehilangan rahim mendadak viral di media sosial dan menjadi perhatian publik.
Selebgram kelahiran Bogor, 5 Februari 1993. itu mengunggah pengakuan emosional yang diduga berkaitan dengan seorang pejabat daerah berinisial R.
Lewat unggahan di akun media sosial pribadinya @ayuandiyantiaulia, Ayu Aulia menuliskan rasa sakit yang selama ini dipendam.
Ia mengaku mengalami luka mendalam yang tidak terlihat secara fisik, sambil menyindir sosok yang disebut sebagai Bupati berinisial R.
“Tidak semua luka berdarah di luar. Gimana kabar Pak Bupati inisial R? Masih bisa happy di atas penderitaanku?,” tulis Ayu Aulia.
Unggahan tersebut langsung memicu berbagai reaksi dari warganet.
Banyak yang mempertanyakan hubungan Ayu dengan sosok pejabat tersebut, terlebih setelah ia membantah dirinya hanya dianggap sebagai masa lalu.
Perempuan yang memiliki lebih dari 849 ribu pengikut di Instagram itu mengungkap bahwa komunikasi di antara mereka disebut masih terjalin hingga tahun lalu.
Ayu merasa kecewa karena kedekatan tersebut kini seolah dibantah di depan publik.
“Kamu boleh menyebutku masa lalu di depan publik. Tapi hati nuranimu tahu, tahun lalu kamu masih datang, mengajak bertemu, makan bersama, bahkan menunjukkan perhatian yang tidak mungkin dilakukan seseorang kepada masa lalu yang benar-benar sudah selesai,” aku Ayu Aulia.
Rasa kecewa Ayu semakin mendalam karena ia mengaku harus menghadapi situasi berat seorang diri.
Kehilangan rahim disebut menjadi pengalaman paling menyakitkan dalam hidupnya.
Pengakuan itu pun memancing simpati publik karena dianggap menyangkut masa depan dan harapan seorang perempuan.
“Kehilangan rahim, kehilangan masa depan yang dulu aku bayangkan, dan menjalani semua sendirian bukan hal kecil untuk dilupakan begitu saja. Sementara kamu memilih menyangkal, menyebutku masa lalu, dan bertindak seolah semuanya tidak pernah berarti,” ujar Ayu Aulia.
Meski begitu, Ayu tidak menjelaskan secara rinci tindakan apa yang diduga membuat dirinya kehilangan rahim.
Ia hanya berharap tidak ada perempuan lain yang mengalami hal serupa di kemudian hari.
“Aku hanya berharap, semoga tidak akan ada perempuan lain atau bahkan keluargamu sendiri suatu hari nanti yang merasakan sakit yang sama seperti yang aku rasakan hari ini,” kata Ayu Aulia.
Curhatan tersebut kini ramai diperbincangkan di media sosial.
Banyak warganet menyoroti keberanian Ayu Aulia membagikan pengalaman pribadinya ke publik, sementara sebagian lainnya menunggu klarifikasi dari pihak yang disebut dalam unggahan tersebut. (*)
PENULIS : Alin Imani
