PARAPUANG.com, Makassar – Riny Ilyas, SE, C.PS terpilih memimpin komunitas Keleb Pidato Perdana Antar Bangsa (Kepentas) Cabang Makassar.
Penetapan Riny Ilyas berlangsung pada Rabu, 29 April 2026 di Arma Cafe Makassar.
Ia menggantikan ketua sebelumnya, Abdul Kadir, S.Pd, yang telah memimpin sejak awal terbentuknya komunitas ini.
Kepentas sendiri dikenal sebagai komunitas yang berfokus pada pelatihan public speaking dan pengucapan awam bahasa Melayu atau Indonesia.
Organisasi ini berpusat di Malaysia, sementara Kepentas Cabang Makassar baru resmi berdiri pada 12 Januari 2025.
Riny Ilyas menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas amanah yang telah diberikan kepadanya.
“Ini bukan sekadar sebuah posisi, tetapi sebuah tanggung jawab besar yang harus dijalankan dengan penuh komitmen, integritas, dan kesungguhan,” katanya.
Ia menyebutkan bahwa kepercayaan ini bukanlah sesuatu yang ringan, karena di dalamnya ada harapan, ada semangat, dan ada tanggung jawab untuk terus menjaga kualitas, membangun komunikasi yang baik, serta mengembangkan potensi generasi dalam dunia kepidatoan dan public speaking.
“Kepentas bukan hanya tentang kemampuan berbicara di depan publik, tetapi juga tentang bagaimana kita menyampaikan gagasan, membangun karakter, serta membawa pesan yang memberi dampak positif bagi masyarakat,” jelasnya.
Ke depannya, lanjut Rini, ia berkomitmen untuk terus belajar, berkolaborasi, dan membuka ruang seluas-luasnya bagi seluruh anggota untuk bertumbuh bersama.
“Kepentas Cabang Makassar dapat menjadi wadah yang semakin kuat, inspiratif, dan berdaya saing, tidak hanya di tingkat lokal, tetapi juga di tingkat nasional bahkan internasional,” tuturnya.
Agenda kerja yang akan dijalankan mencakup penerapan kurikulum dari pusat, serta rencana penyelenggaraan lomba pidato untuk meningkatkan kemampuan anggota sekaligus menjaring talenta baru di bidang public speaking.
Kehadiran Kepentas di Makassar diharapkan mampu memberi dampak nyata, khususnya dalam membentuk generasi muda yang percaya diri, komunikatif, dan siap tampil di berbagai forum. (*)
PENULIS : Nurwahida
