PARAPUANG.com – Dunia kecantikan digital melahirkan banyak talenta baru, tetapi hanya sedikit yang mampu bertahan sekaligus membangun ciri khas kuat seperti Putri Viola.

Professional Makeup Artist asal Makassar ini dikenal lewat sentuhan makeup flawless natural dengan signature look “Sunkist Caramel” yang membuat wajah kliennya tampak segar, manis namun tetap autentik.

Perempuan kelahiran Makassar, 22 Februari 1992 itu tumbuh sebagai sosok aktif, ceria, dan mandiri.

Masa remajanya diwarnai aktivitas organisasi, seperti Pramuka saat bersekolah di SMP Negeri 3 Makassar hingga Paskibraka dan dance semasa SMA Negeri 14 Makassar.

Pengalaman tersebut membentuk karakter disiplin, ceria dan pekerja keras yang kini menjadi fondasi penting dalam perjalanan kariernya.

Putri sebenarnya menempuh pendidikan S1 Manajemen di Sekolah Tinggi Manajemen Lembaga Pendidikan Indonesia (STIM-LPI) Makassar.

Namun, dunia kreatif selalu terasa lebih dekat dengan dirinya.

Ketertarikannya pada makeup muncul sejak remaja ketika ia gemar melihat majalah fashion dan menonton tutorial kecantikan.

Rasa penasaran itu kemudian berkembang menjadi passion yang perlahan mengubah hidupnya.

“Aku sadar makeup bukan cuma soal bikin wajah jadi cantik, tapi bisa bikin orang lain merasa lebih percaya diri,” ujarnya.

Baca Juga :  Kirey, Perempuan di Balik Brand Bulu Mata Lokal yang Lahir dari Intuisi Bisnis

Perjalanan Putri Viola membangun karier sebagai MUA tidak berlangsung instan.

Semua dimulai dari keberanian mencoba, ia sering merias teman, sepupu, hingga keluarga secara gratis demi menambah portofolio.

Promosi dari mulut ke mulut menjadi langkah awal yang akhirnya membuka jalan menuju dunia profesional.

Tantangan terbesar hadir ketika ia harus membangun kepercayaan di tengah persaingan ketat dengan MUA senior.

Modal belajar makeup lewat private class bersama guru-guru ternama Indonesia serta membeli kosmetik berkualitas sempat menguras tabungan, tetapi kondisi itu tidak membuatnya berhenti.

Putri memahami bahwa menjadi MUA di era digital tidak cukup hanya mengandalkan kemampuan makeup.

Kreativitas konten, kemampuan membaca tren, hingga keahlian mengambil angle video kini menjadi bagian penting dari pekerjaan.

“Kalau gak kreatif bikin konten, kita bakal gampang tenggelam sama kompetitor lain,” katanya.

Media sosial menjadi titik balik besar dalam kariernya.

Instagram dan TikTok berubah menjadi portofolio digital yang memperluas jangkauan klien tanpa batas wilayah.

Salah satu momen paling berkesan terjadi ketika ia merias satu klien pengantin yang memang face-nya cantik, anak pejabat, terus hasilnya viral di media sosial.

Baca Juga :  Innalillahi, Ibu Mita The Virgin Meninggal Dunia: "Mama Segalanya Buat Hidupku"

Sejak saat itu, namanya mulai dikenal luas dan orderan terus berdatangan.

Ciri khas Putri Viola terletak pada makeup flawless natural yang tetap mempertahankan karakter asli wajah klien.

Ia tidak ingin seseorang terlihat menjadi orang lain setelah dirias.

Sentuhan “Sunkist Caramel” miliknya menghadirkan kesan segar sekaligus anggun, membuat wajah tampak glowing namun tetap lembut dan natural.

Kesibukan sebagai MUA profesional juga menghadirkan tantangan tersendiri dalam kehidupan pribadi.

Jam kerja yang tidak menentu membuatnya sering harus bangun sejak dini untuk menangani klien.

Perannya sebagai working mom membuat waktu bersama anak terkadang berkurang, meski begitu, Putri tetap menikmati proses yang dijalaninya.

Di luar dunia makeup, Putri dikenal sebagai pribadi sederhana yang menyukai ketenangan.

Ia menikmati waktu santai bersama suami dan anak-anak, nongkrong sambil minum kopi, atau sekadar rebahan sambil menonton film favoritnya.

Prinsip hidupnya pun sederhana namun kuat, “Do your best and let God do the rest.”

Baca Juga :  Perjalanan Momkim dari Jualan Online, Bangun Brand Mowra hingga jadi Seller Ambassador Tiktok Shop

Baginya, manusia hanya perlu memberikan usaha terbaik secara jujur, lalu menyerahkan hasil akhirnya kepada Tuhan.

Kini, Putri Viola telah memiliki studio makeup dan rumah pengantin sendiri.

Pencapaian tersebut menjadi salah satu kebanggaan terbesar dalam hidupnya karena diraih dari hasil kerja keras pribadi.

Tetapi, impiannya belum berhenti, ia ingin memiliki lini kosmetik sendiri sekaligus membangun rumah pengantin yang dikenal luas dan mampu menjadi inspirasi bagi banyak perempuan, termasuk ketiga anak perempuannya.

Putri juga memiliki pandangan tersendiri soal standar kecantikan perempuan masa kini.

Menurutnya, kecantikan tidak lagi terpaku pada warna kulit atau bentuk wajah tertentu.

“Cantik itu adalah kenyamanan, saat seorang perempuan merasa nyaman dengan dirinya sendiri, aura positif dan percaya dirinya bakal terpancar keluar,” ucapnya.

Pesan itu pula yang ingin ia bagikan kepada anak muda yang sedang mengejar mimpi.

Putri percaya setiap proses memiliki waktunya sendiri.

“Jangan takut mulai dari nol dan jangan pernah minder sama proses orang lain. Fokus saja asah skill sendiri, konsisten, dan nikmati setiap prosesnya.” pungkasnya. (*)

PENULIS : Nurwahida